Category: Featured

  • Ikrar Ksatria Bhayangkara Menggema di Malam Renungan Apel Kasatwil 2025

    Ikrar Ksatria Bhayangkara Menggema di Malam Renungan Apel Kasatwil 2025

    Ikrar Ksatria Bhayangkara Menggema di Malam Renungan Apel Kasatwil 2025

    Kalimat suci itu menggema lantang, memecah kesunyian malam yang diselimuti kabut tipis dan diterangi ribuan obor yang berkobar hangat. Setiap nyala api memantulkan cahaya ke wajah para peserta, menciptakan panorama yang khidmat dan menggetarkan hati. Di tengah atmosfer yang hening namun penuh makna itu, semangat pengabdian seolah menyatu dengan udara malam di Mako Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Pada malam yang bersejarah itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin langsung Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara, sebuah prosesi sakral yang menjadi rangkaian utama Apel Kasatwil 2025. Bukan sekadar acara seremonial, renungan ini adalah momentum memperbarui komitmen, meneguhkan integritas, dan menyatukan langkah seluruh jajaran Polri menuju masa depan institusi yang lebih profesional, modern, dan humanis.

    Hadir dalam prosesi tersebut para Pejabat Utama Mabes Polri, para Kapolda, Karo Ops, serta Kapolres dari seluruh Indonesia. Dalam balutan suasana malam, barisan mereka tampak kokoh, memancarkan tekad untuk terus memperkuat kepercayaan publik melalui perubahan yang nyata dan berkelanjutan.

    Ketika seluruh peserta menundukkan kepala, suasana hening total. Tidak ada suara selain desir angin dan gemerik obor yang terbakar perlahan. Dalam keheningan itulah, nilai-nilai luhur Bhayangkara kembali diingatkan—bahwa tugas utama seorang polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga hati masyarakat.

    Pada puncak acara, Kapolri memimpin pembacaan Ikrar Ksatria Bhayangkara. Dengan suara tegas dan penuh wibawa, ia mengucapkan janji moral: membangun Polri yang melindungi, melayani, mengayomi, serta menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya seluruh rakyat Indonesia. Ikrar itu bukan hanya dihafalkan, tetapi dipatri, menjadi kompas moral bagi setiap insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya.

    Renungan malam tersebut menjadi simbol perjalanan panjang menuju Polri yang semakin presisi, yang berorientasi pada pelayanan publik, transparansi, dan dekat dengan masyarakat. Melalui prosesi sakral ini, seluruh jajaran Polri diteguhkan kembali bahwa pengabdian mereka adalah ibadah, dan kepercayaan publik adalah amanah yang harus dijaga dengan segenap jiwa raga.

     

     

  • Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

    Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

    Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan setelah mendata kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor.

    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan tersebut pada Senin, 1 Desember 2025.

    “Pada hari ini kami akan melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan yang akan kami kirim ke tiga provinsi: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Asep saat upacara pelepasan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin siang.

    Asep mengatakan bantuan itu dikumpulkan setelah polisi melakukan pendataan kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang melanda Sumatera.

    Adapun bantuan yang dikirimkan Polda Metro Jaya diangkut dalam 15 truk, yaitu lima truk trailer dan 10 truk cold diesel.

    Muatan bantuan terdiri atas 350 karung beras atau setara dengan 17.500 kg, 5.000 karton Indomie, 2.500 karton minyak, 62.500 kg gula, 1.250 kodi selimut, 1.250 kodi sarung, 2.500 karton air mineral, 250 karton popok, 1.250 karton biskuit, 2.500 karton susu, 125 karton lilin, 5.000 karton teh, dan 2.500 karton kopi.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, bantuan akan disalurkan secara bertahap, bekerja sama dengan polda setempat. “Agar dapat terdistribusi dengan tertib, tepat sasaran, dan cepat diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

    Pada hari yang sama, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memberangkatkan ratusan personel Polri ke Pulau Sumatera untuk membantu penanganan pasca-bencana banjir.

    Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, ada 200 personel yang akan diturunkan di masing-masing daerah terdampak bencana banjir Sumatera tersebut. “Dua ratus pasukan nanti akan kami terjunkan dengan seluruh logistik dan peralatan pendukungnya,” kata Dedi pada Senin, 1 Desember 2025.

    Banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah hujan deras turun sejak 24 November 2025.

    Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menduga anomali cuaca itu disebabkan adanya pertumbuhan siklon tropis Senyar di daratan Langsa, Aceh. Fenomena itu disebut langka, karena biasanya siklon tropis berkembang di laut terbuka seperti Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal per Ahad, 30 November 2025, adalah 442 orang dari ketiga provinsi terdampak. Sementara jumlah orang hilang saat ini dicatat sebanyak 402 jiwa

  • Peduli Sumatera Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Peduli Sumatera Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Peduli Sumatera Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Jakarta – Polda Metro Jaya memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Pelepasan bantuan dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/12/2025) siang, dipimpin Kapolda Metro Jaya didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya serta Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa bantuan disalurkan secara bertahap ke tiga provinsi secara simbolis. Bantuan untuk Provinsi Aceh diserahkan oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, kemudian bantuan ke Sumut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, dan bantuan untuk Sumbar oleh Wakapolda Metro Jaya. Kapolda juga mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan warga terdampak agar diberi kekuatan dalam menghadapi musibah.

    Budi menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana. “Polri hadir bukan hanya dalam menjaga Kamtibmas dan menegakkan hukum, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.

    Adapun total bantuan yang diberangkatkan mencapai 15 kendaraan logistik, terdiri dari 5 trailer dan 10 truk colt diesel. Bantuan tersebut mencakup beras 350 karung (17,5 ton), Indomie 5.000 karton, minyak goreng 2.500 karton, gula 62,5 ton, selimut 1.250 kodi, sarung 120 kodi, air mineral 2.500 karton, pampers 250 karton, biskuit 1.250 karton, susu 2.500 karton, lilin 125 karton, teh 5.000 karton, dan kopi 2.500 karton. Pendistribusian dilakukan bekerja sama dengan Polda dan pemerintah daerah setempat agar tepat sasaran dan cepat diterima para korban.

    Budi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan menjaga semangat gotong royong. “Kami mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Insyaallah bantuan ini membawa manfaat dan menjadi kekuatan untuk bangkit dari bencana,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Jakarta – Polda Metro Jaya memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Pelepasan bantuan dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/12/2025) siang, dipimpin Kapolda Metro Jaya didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya serta Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa bantuan disalurkan secara bertahap ke tiga provinsi secara simbolis. Bantuan untuk Provinsi Aceh diserahkan oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, kemudian bantuan ke Sumut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, dan bantuan untuk Sumbar oleh Wakapolda Metro Jaya. Kapolda juga mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan warga terdampak agar diberi kekuatan dalam menghadapi musibah.

    Budi menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana. “Polri hadir bukan hanya dalam menjaga Kamtibmas dan menegakkan hukum, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.

    Adapun total bantuan yang diberangkatkan mencapai 15 kendaraan logistik, terdiri dari 5 trailer dan 10 truk colt diesel. Bantuan tersebut mencakup beras 350 karung (17,5 ton), Indomie 5.000 karton, minyak goreng 2.500 karton, gula 62,5 ton, selimut 1.250 kodi, sarung 120 kodi, air mineral 2.500 karton, pampers 250 karton, biskuit 1.250 karton, susu 2.500 karton, lilin 125 karton, teh 5.000 karton, dan kopi 2.500 karton. Pendistribusian dilakukan bekerja sama dengan Polda dan pemerintah daerah setempat agar tepat sasaran dan cepat diterima para korban.

    Budi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan menjaga semangat gotong royong. “Kami mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Insyaallah bantuan ini membawa manfaat dan menjadi kekuatan untuk bangkit dari bencana,” pungkasnya.

  • Presiden Prabowo Didampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tinjau Korban Banjir di Tapanuli Tengah, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

    Presiden Prabowo Didampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tinjau Korban Banjir di Tapanuli Tengah, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

    Sumut – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025).

    Dalam kesempatan itu, Presiden melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian. Ia melihat tempat tidur sementara warga, mengecek posko kesehatan dan menyapa serta berdialog dengan masyarakat.

    Usai mendampingi, Sigit mengungkapkan sejumlah instruksi tegas dari Presiden Prabowo. Di antaranya untuk segera dilakukan perbaikan jalur terputus akibat bencana alam.

    “Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan,” kata Sigit.

    Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga. Serta, hal yang diperlukan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti Bahan Bakar Bersubsidi (BBM).

    “Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betyl dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Sigit.

    Sigit menyebut, instruksi Presiden juga telah disampaikan ke seluruh instansi terkait, kementerian, lembaga, TNI, Polri dan forkopimda. Dalam menangani bencana alam memang diperlukan sinergisitas seluruh pihak.

    “Saya kira seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB Kementerian PU, Kementerian PMK, gubernur, bupati, wali kota, semuanya sudah mendengar arahan tersebut tentunya akan segera ditindaklanjuti,” ucap Sigit.

    Dalam kesempatan ini, Kapolri juga bakal menyerahkan secara simbolik bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ sebanyak tujuh truk yang berisikan bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

  • Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

    Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

    Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

    Sumut – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025).

    Dalam kesempatan itu, Presiden melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian. Ia melihat tempat tidur sementara warga, mengecek posko kesehatan dan menyapa serta berdialog dengan masyarakat.

    Usai mendampingi, Sigit mengungkapkan sejumlah instruksi tegas dari Presiden Prabowo. Di antaranya untuk segera dilakukan perbaikan jalur terputus akibat bencana alam.

    “Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan,” kata Sigit.

    Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga. Serta, hal yang diperlukan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti Bahan Bakar Bersubsidi (BBM).

    “Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betyl dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Sigit.

    Sigit menyebut, instruksi Presiden juga telah disampaikan ke seluruh instansi terkait, kementerian, lembaga, TNI, Polri dan forkopimda. Dalam menangani bencana alam memang diperlukan sinergisitas seluruh pihak.

    “Saya kira seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB Kementerian PU, Kementerian PMK, gubernur, bupati, wali kota, semuanya sudah mendengar arahan tersebut tentunya akan segera ditindaklanjuti,” ucap Sigit.

    Dalam kesempatan ini, Kapolri juga bakal menyerahkan secara simbolik bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ sebanyak tujuh truk yang berisikan bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

  • POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    Warga di beberapa wilayah terdampak bencana di Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur atas bantuan akses internet Starlink yang disediakan oleh Polri. Bantuan ini dinilai sangat krusial karena memungkinkan mereka untuk kembali berkomunikasi dengan keluarga setelah jaringan seluler terputus akibat bencana banjir dan tanah longsor.

    Poin-poin utama terkait bantuan Starlink dari Polri:

    Pemulihan Komunikasi: Warga yang terisolasi selama beberapa hari tanpa sinyal mengaku sangat terbantu dengan adanya akses Wi-Fi Starlink. Hal ini memungkinkan mereka mengabari keluarga dan mendapatkan informasi penting seputar bencana.

    Respons Cepat Bencana: Polri, melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK), mengerahkan delapan perangkat Starlink yang bersifat mobile (bergerak) ke lokasi-lokasi prioritas untuk mendukung masa tanggap darurat.

    Apresiasi Warga: Salah satu warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, menyampaikan testimoninya secara langsung, mengucapkan terima kasih kepada Polri karena bisa kembali terhubung dengan keluarga di luar daerah.

    Fokus Kemanusiaan: Penggunaan teknologi Starlink oleh Polri ini merupakan wujud nyata komitmen untuk memastikan keselamatan dan konektivitas warga di tengah situasi sulit, di mana infrastruktur komunikasi konvensional lumpuh.

  • Ikuti Arahan Presiden, Kapolri Kerahkan Bantuan ke Wilayah Terisolir Bencana Sumatera

    Ikuti Arahan Presiden, Kapolri Kerahkan Bantuan ke Wilayah Terisolir Bencana Sumatera

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menurunkan sejumlah personel untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Pengerahan ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
    “Jajaran Polri tentunya sesuai dengan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden menindaklanjuti dengan menurunkan bantuan untuk operasi kemanusiaan ini. Mulai dari menurunkan personel untuk masuk ke wilayah-wilayah yang terisolir,” kata Jenderal Sigit dalam jumpa pers di Pos Pendukung Nasional Bencana di Sumatera Utara, yang disiarkan YouTube BNPB, Minggu (30/11/2025).

    Polri juga mengerahkan pesawat hingga helikopter untuk membawa logistik bantuan. Pengiriman dilakukan ke wilayah yang terputus karena banjir bandang dan longsor.

    “Kemudian juga kita menurunkan sarana dan prasarana kita, baik itu pesawat, kemudian helikopter, kapal untuk bisa membantu mengirimkan logistik yang diperlukan oleh masyarakat, utamanya di wilayah-wilayah yang terputus, di wilayah yang jalurnya tidak bisa dimasuki, maka kita kerahkan bantuan melalui jalur udara,” ucap dia.

    Polri juga mengerahkan bantuan melalui jalur laut. Jenderal Sigit menyebut seluruh kekuatan dari Polda dan Mabes Polri dikerahkan untuk percepatan penanganan bencana.

    “Kemudian melalui jalur laut juga kita berikan bantuan sehingga seluruh kekuatan yang ada baik dari Polda maupun dari Mabes kita turunkan untuk memaksimalkan dukungan kita terhadap kegiatan operasi ini,” tambahnya.

    “Dan mungkin kita juga akan menggelar operasi kemanusiaan sehingga kemudian terkait dengan kebutuhan-kebutuhan personel, terkait kebutuhan-kebutuhan dukungan, bantuan peralatan sarana dan prasarana, logistik serta personel bisa kita maksimalkan untuk bisa membantu di tiga wilayah yaitu di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” ucapnya.

  • Kapolri Kerahkan Personel dan Logistik Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera

    Kapolri Kerahkan Personel dan Logistik Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera

    Kapolri Kerahkan Personel dan Logistik Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera

    Sumut – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan komitmennya dalam menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait dengan penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

    Sigit menegaskan, Korps Bhayangkara langsung merespons cepat mengerahkan kekuatan yakni, personel, sarana-prasarana, helikopter, pesawat hingga kapal untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah.

    Hal itu ditekankan Sigit saat menggelar rapat koordinasi penanganan bencana bersama sejumlah stakeholder terkait di Medan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025), malam.

    “Jajaran Polri sesuai arahan Presiden menindaklanjuti dengan menurunkan bantuan untuk operasi kemanusiaan,” kata Sigit dalam jumpa pers.

    Sigit memastikan, personel telah diterjunkan ke titik terdampak musibah tersebut. Selain itu, kata Sigit, personel hingga bantuan juga difokuskan untuk masuk ke wilayah yang paling parah atau hingga terisolasi usai bencana alam.

    “Mulai dari turunkan personel untuk masuk ke wilayah-wilayah yang terisolir kemudian kita menurunkan sarpras, baik pesawat, helikopter, kapal untuk bisa bantu kirimkan logistik yang diperlukan oleh masyarakat utamanya di wilayah terputus, jalurnya yang tidak bisa dimasukin, maka kita kerahkan bantuan melalu jalur udara,” ujar Sigit.

    Sigit menuturkan, kekuatan yang dikerahkan baik dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran. Dalam hal ini, seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk memaksimalkan bantuan dan penanganan bencana alam.

    “Kita turunkan untuk memaksimalkan, dukungan kita terhadap operasi ini, mungkin kita juga akan gelar operasi kemanusiaan, sehingga kemudian terkait kebutuhan personel, kebutuhan dukungan bantuan peralatan, sarpras, logistik bisa kita maksimalkan untuk membantu di 3 wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar,” tutup Sigit.

  • Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung

    Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung

    Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung

    Warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh nikmati perangkat WiFi. Foto: Dok. Istimewa
    Jakarta – Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) memasang delapan perangkat akses internet di titik banjir wilayah utara Sumatera. Kini warga sudah mulai berkomunikasi dengan keluarga melalui sambungan internet.
    Mabes Polri mengirimkan total 8 perangkat WiFi ke wilayah terdampak bencana, yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara, dan 2 unit di Sumatera Barat. Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya.

    Berdasarkan video yang diterima, sejumlah warga tampak menggunakan ponsel untuk berkomunikasi dengan keluarga. Diketahui bahwa hampir empat hari warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh, terputus akses internet.

    “Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang,” ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana, Minggu (30/11/2025).

    Pengungsi tampak antusias menggunakan layanan akses internet gratis itu. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan rasa syukur usai berkomunikasi dengan keluarga.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan Wi-Fi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelepon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi,” kata salah satu warga di lokasi.

    “Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih,” tambahnya.

    Adapun akses Wi-Fi ini akan dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih. Polri berharap kondisi warga terdampak banjir hingga longsor di utara Pulau Sumatera segera membaik.